Detail Berita Utama

Dosen UPY Enik Nurkholidah Raih Gelar Doktor, Menambah Deretan Dosen Bergelar Doktor di UPY

Dosen UPY Enik Nurkholidah Raih Gelar Doktor, Menambah Deretan Dosen Bergelar Doktor di UPY

Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menambah satu lagi dosen yang bergelar doktor, kabar yang mengembirakan ini pasalnya telah dilaksanakan Ujian Terbuka Promosi Doktor sekaligus pemberian gelar doktor kepada Dr. Enik Nurkholidah, SPd, MA, Selasa (31/8/2021), yang diselenggarakan secara daring (online).

Bertambahnya dosen bergelar doktor ini disambut gembira berbagai pihak civitas akademika UPY. Dr. Enik Nurkholidah, SPd, MA meraih gelar Doktor (S3) di Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, adalah dosen pengajar di Program Sarjana Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UPY.

Pada ujian tersebut Enik Nurkholidah menyajikan disertasi berjudul ‘Model Wellness Counseling Berorientasi Positive Behavior Change Untuk Peningkatan Survival-Safety Skills Remaja Di Daerah Istimewa Yogyakarta’. Dalam paparan disertasinya, Enik menerangkan tentang pentingynya Survival – Safety Skills (SSS).

“Dimana SSS sangat diperlukan oleh remaja untuk mempertahankan hidup dari berbagai ancaman dengan memodifikasi interaksi antara person, perilaku, dan lingkungan,” papar Enik. Nurkholidah.

Sehingga memungkinkan dalam keadaan bebas dari cedera fisik maupun psikologis pada domain personal sosial. “Sebagai kecakapan non akademik, SSS perlu dikembangkan secara terstruktur dengan pendekatan yang lebih bersifat pribadi,” ujarnya.

Penelitian tersebut dimaksud untuk mengembangkan rancangan model wellness counseling berorientasi positive behavior (PBC) untuk meningkatkan SSS remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada umumnya survival-safety skills siswa termasuk kategori cukup (sedang/moderate) terampil.

Hal ini, merupakan hasil konfirmasi pandangan pakar psikologi perkembangan yang menjelaskan, bahwa masa remaja adalah usia bermasalah. Dan secara statistic masih banyak perilaku menyimpang remaja di Daerah Istimewa Yogyakarta, dari berbagai riset sebelumnya sebagai konsekuensi dari kurangnya survival-safety skills.

Enik Nurkholidah berharap dari hasil penelitian tersebut, salah satunya untuk Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Administrasi Sekolah hendaknya lebih proaktif dalam mengantisipasi kelompok siswa yang termasuk kelompok beresiko sebagai konsekuensi dari rendahnya survival-safety skills melalui upaya-upaya preventif.

Dengan perolehan gelar doktor oleh Enik Nurkholidah ini, selain menambah deretan dosen bergelar doktor tentunya juga memotivasi teman-teman sejawatnya sesama dosen yang belum bergelar doktor di UPY. Selain untuk memperdalam ilmu pengetahuan di bidang yang digelutinya, gelar doktor memiliki prestise tersendiri bagi yang menyandangnya. Dosen bergelar doktor juga menjadi motor dalam pergerakan perkembangan suatu institusi pendidikan atau universitas.

Melihat dari pentingnya memiliki banyak dosen bergelar S3, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terus memacu seluruh dosen-dosen di lingkungan unit kerjanya untuk segera mengambil studi S3 sesuai dengan bidang yang digelutinya. Hal tersebut juga dibarengi dukungan dari berbagai sektor salah satunya dengan program pemberian Beasiswa S3 dari internal institusi melalui Yayasan Pembina Universitas PGRI Yogyakarta.

baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/upy-proudly-present-seminar-nasional-2021-dan-temu-alumni-upy