Detail Berita Utama

LPDP Tim Riset Keilmuan UPY, Kembangkan Media Pembelajaran Virtual Tour

LPDP Tim Riset Keilmuan UPY, Kembangkan Media Pembelajaran Virtual Tour

Program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Riset Keilmuan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dengan fokus pengembangan konten virtual Tour di Museum Benteng Vredeburg. Dr Dhiniaty Gularso SSi MPd, Ketua Riset – UPY mengatakan, program tersebut sudah dimulai sejak Desember 2021. Dilaksanakan untuk mendorong pemanfaatan Museum Benteng Vredeburg sebagai wahana edukasi masyarakat. “Program riset ini ditujukan untuk mengembangan konten virtual tour Museum Benteng Vredeburg ke dalam materi pembelajaran IPS khususnya pembelajaran sejarah pada peserta didik SD, SMP dan SMA,” ujarnya, Rabu (07/09/2022).

Kegiatan Riset ini diketuai dirinya Dr Dhiniaty Gularso SSi MPd dengan anggota Dr Muhammad Iqbal Birsyada MPd dan M Fairuzadi MKom yang dibantu oleh 7 mahasiswa. Riset ini didanai sepenuhnya oleh Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan melalui Program Hibah Riset Keilmuan dengan program kegiatan diantaranya,

(1) Pengembangan Model kegiatan pembelajaran MBKM berupa Project Independent meliputi Rencana Pembelajaran Semester/RPS, penyetaraan 20 sks, dan rekonstruksi mata kuliah,

(2) Publikasi pada jurnal Sinta 2

(3) Publikasi pada Seminar Internasional

(4) Buku “Model Pembelajaran Sejarah SMP Berbasis Virtual Tour”

(5) Video sumber belajar muatan IPS untuk Siswa Sekolah Dasar (HKI)

(6) Video Pengembangan konten Virtual Tour Benteng Verdeberg (HKI).

Ditegaskan, melalui program kegiatan ini diharapkan Museum Benteng Vredeburg memiliki nilai tambah sebagai wahana edukasi khususnya dalam pembelajaran IPS dan pembelajaran sejarah di sekolah.

Dr Muhammad Iqbal Birsyada MPd, anggota Tim Riset menjelaskan, pengembangan konten virtual tour akan difokuskan pada beberapa lokasi yang menjadi tempar bersejarah seperti Gedung Wilis, Kepatihan, Markas Besar Umum TKR Yogyakarta, (Sekarang Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama) Jalan Jenderal Soedirman Yogyakarta, Alun-alun Utara Yogyakarta dan Balai Mataram Yogyakarta (sekarang Senisono), Lapangan Bumijo (depan SMU 17 I Yogyakarta, sekarang), Pangkalan Udara Maguwo (Adisutjipto, sekarang) Yogyakarta, Demakijo, Yogyakarta, Jatikarang, Tamanan, Gondowulung, Gedung Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung). “Tempat-tempat tersebut merupakan lokasi-lokasi yang terdapat dalam minirama Museum Benteng Vredeburg,” ucap Muhammad Iqbal Birsyada.

Disebutkan, hasil dari pengembangan konten virtual tour ini selain akan memberikan inovasi baru bagi Museum Benteng Vredeburg juga dapat menjadi sebuah alternatif bagi guru-guru IPS dan sejarah dalam mengajarkan materi IPS dan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, kajian ini diharapkan dapat memberikan masukan sekaligus pengembangan konten-konten virtual yang telah ada di Museum Benteng Vredeburg. Pengembangan konten video virtual tour yang telah dibuat diantaranya video pembelajaran “Serangan Umum 1 Maret 1949”, video pembelajaran bertema “Pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR)”, video pembelajaran bertema “Pembentukan Budi Utomo” , video pembelajaran “Kongres Perempuan Indonesia”. “Pengembangan video pembelajaran Museum Benteng Vredeburg ini juga dapat menjadi media pembelajaran di sekolah materi IPS dan sejarah di SD, SMP dan SMA.” tandasnya.

baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/fakultas-saintek-upy-resmi-memiliki-dosen-bergelar-doktor

baca juga: https://www.upy.ac.id/berita/makarya